City Pop adalah sebuah genre lagu yang berasal dari Jepang, tepatnya pada tahun 1980—1990. Genre ini memadukan genre funk, jazz, disko, dan boogie yang cocok menemani night ride bersama pasangan atau sendirian. Dalam belantika musik Indonesia, city pop kerap disebut sebagai pop urban. Istilah pop urban masih lumrah digunakan oleh beberapa musisi Indonesia. Bahkan, pop urban pernah menjadi salah satu kategori nominasi di AMI Awards 2015.
Membicarakan tentang pop urban Indonesia, genre ini sudah eksis sejak dekade 2000-an. Mengusung musik yang ringan dan cerah, banyak musisi yang sukses menaikkan namanya di tengah musik pop rock dan pop melayu saat itu. Musisi-musisi itu ialah Tompi, Maliq & D’Essentials, dan RAN.
Pop urban tidak hanya populer di dekade 2000. Sebelum itu, penyanyi kondang Utha Likumahuwa merilis ‘Sesaat Kau Hadir’ pada tahun 1990. Pada saat itu, istilah untuk lagu bergenre jazz-funk kerap disebut sebagai pop kreatif. Istilah inilah yang menjadi cikal bakal genre pop urban di masa mendatang.
Saat ini, banyak musisi dan band yang kembali ‘merevitalisasi’ genre pop urban. Alasannya adalah genre ini merupakan salah satu genre populer dan ‘nyaman’ di telinga pendengar dekade 2020. Beberapa musisi alternatif yang memproduksi lagu bergenre pop urban adalah Coldiac, Mondo Gascoro, dan Tokyolite.
Untuk kamu yang baru mulai mendengarkan genre pop urban, VOKS Radio punya beberapa rekomendasi untuk kamu!
REKOMENDASI MUSIK POP URBAN
MALIQ & D’Essentials – Senja Teduh Pelita
Utha Likumahuwa – Sesaat Kau Hadir
Coldiac – Beautiful Day
Fariz RM – Sakura
Vina Panduwinata – Cinta
Chrisye – Juwita
Itulah enam rekomendasi musik pop urban Indonesia! Sudah mendengar?

