Ramadan yang menjadi bulan puasa memang sudah berlalu. Tapi berpuasa bisa dilakukan di luar bulan ramadan. Bisa puasa Syawal, puasa membayar utang, atau puasa sunnah lain di luar puasa Syawal. Saat puasa, kita tidak boleh lupa memperhatikan hal baik yang mesti dilakukan untuk diri sendiri dan juga keluarga.
Hal baik yang saya maksudkan di sini adalah seperti memperhatikan kesehatan dan kebahagiaan diri sendiri. Bagaimana kita bisa beribadah dengan baik dan nyaman jika kondisi tubuh kurang sehat. Ibadah akan terasa lebih nikmat dan optimal lagi jika tubuh kita sehat dan fit. Jika tubuh sudah sehat, biasanya kebahagiaan itu akan mengikuti.
Untuk itulah selama ramadan kemarin, saya selalu berusaha menjaga kesehatan diri sendiri dan juga keluarga, agar kami bisa menjalankan ibadah puasa dengan baik. Sebenarnya menjaga kesehatan itu tak hanya dilakukan saat berpuasa saja, namun mestinya juga di hari-hari lainnya. Kalau bisa di setiap kesempatan ๐
Saat puasa, perlu perhatian ekstra, karena pola makan dan minum yang berbeda dengan saat tidak puasa. Jika di hari biasa kita bisa langsung makan dan minum jika terasa lapar dan haus, maka kebiasaan ini tidak bisa dilakukan saat berpuasa. Selama lebih dari 12 jam, tubuh harus bisa menahan lapar dan haus.
Bisa dibayangkan bagaimana kondisi tubuh yang tidak dapat mengkonsumsi apapun selama 12 jam lebih? Dehidrasi, tubuh jadi lemas, mager dan gak mau melakukan apa-apa. Maunya tiduran saja agar tubuh tak mudah lelah. Kalau semua ini diikuti, bisa-bisa selama berpuasa kita tidak mau melakukan aktivitas yang biasa dilakukan sehari-hari. Jadi gak produktif dong?
Ternyata ada beberapa strategi yang bisa kita lakukan untuk menjaga agar tubuh tetap sehat dan fit selama berpuasa.
Cara Menjaga Kesehatan Tubuh agar Tetap Fit Selama Berpuasa
Pernah mendengar nasehat agar berbukalah dengan yang manis? Serta anjuran agar sebaiknya berbuka puasa dengan buah kurma? Mengapa mesti mengawali buka puasa dengan kurma atau sesuatu yang manis? Jawabannya adalah karena makanan dan minuman yang manis biasanya mengandung kalori yang tinggi, sehingga mampu dengan cepat mengembalikan energi yang hilang setelah puasa seharian.
Dari semua makanan yang manis, kurma merupakan salah satunya. Tak hanya manis dengan gula alaminya, kurma juga mengandung nutrisi yang lengkap. Jadi dengan mengkonsumsi kurma, tubuh tak hanya mendapatkan energi dari kalori saja, namun juga mendapatkan zat besi, serat, vitamin, mineral, serta antioksidan.
Itulah sebabnya mengapa disunahkan berbuka dengan kurma. Kurma dengan nutrisi komplitnya mampu diserap dengan cepat dan baik oleh tubuh, di mana tubuh sedang kekurangan asupan nutrisi selama berpuasa.
Itu untuk berbuka puasa. Sedangkan untuk sahur, sebaiknya memperbanyak konsumsi makanan berserat seperti buah dan sayur, makanan yang mengandung karbohidrat kompleks tinggi serat seperti beras merah dan gandum, makanan yang mengandung protein seperti ikan, ayam, dan susu, serta minum air putih yang cukup.
Segala sesuatu yang berlebihan itu tak baik, begitu pula dengan asupan karbohidrat yang akan dikonsumsi. Apalagi jika sumber karbohidrat yang dikonsumsi berasal dari beras putih atau nasi putih, yang tinggi glukosa. Makan nasi sebanyak-banyaknya tidak akan membuat tubuh kenyang lebih lama. Bahkan sebaliknya, malah dapat mengalami kelaparan sepanjang hari.
Minuman yang mengandung kafein, bersoda, serta pemanis, seperti kopi, cola, dan teh sebaiknya juga dihindari. Karena minuman ini dapat menimbulkan efek sering buang air kecil, sehingga tubuh jadi kekurangan cairan dan mudah haus saat berpuasa.
Selain makanan dan minuman yang berminyak, berkafein, dan terlalu manis, makanan lain yang dapat memicu dehidrasi adalah makanan yang terlalu pedas dan terlalu asin. Jadi, sebaiknya hindari makanan dan minuman seperti ini agar tak mudah haus dan mengalami dehidrasi saat berpuasa.