Curi Perhatian, Aksi Suporter Jepang Bersi Bersih Tribun, Setelah Laga Belanda vs Jepang

Aksi pendukung Jepang kembali menarik perhatian global. Ini bukan hanya karena antusiasme mereka dalam mendukung tim favorit, tetapi juga karena tradisi mulia yang mereka laksanakan usai pertandingan: membersihkan sampah di stadion.

Gambaran ini terlihat jelas di Stadion AT&T, Arlington, Texas, setelah hasil imbang 2-2 antara Jepang dan Belanda pada laga Grup F akhir pekan lalu.

Begitu peluit panjang berbunyi, ribuan penggemar Jepang segera mengambil kantong plastik biru yang sebelumnya mereka gunakan untuk mendukung tim, untuk mulai memungut sampah yang berserakan di area penonton, seperti yang dilaporkan Associated Press, Senin (15/6/2026).

Kantong plastik biru itu awalnya melambangkan kegembiraan yang luar biasa. Ketika Daichi Kamada berhasil mencetak gol penyama kedudukan lewat sundulan di menit ke-88, atmosfer stadion seketika memanas.

Kegiatan bersih-bersih ini bukanlah sesuatu yang baru. Dunia mulai memperhatikan kebiasaan spesial pendukung Jepang ini pada Piala Dunia 1998 di Prancis. Sejak saat itu, tradisi ini selalu dilakukan setiap empat tahun, termasuk saat Piala Dunia 2022 di Qatar.

Tradisi membersihkan stadion oleh pendukung Jepang berasal dari konsep Souji, yang merupakan nilai dalam masyarakat Jepang yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan tanggung jawab bersama sejak dini di sekolah-sekolah.

Bagi penggemar Jepang, merapikan area tempat mereka menduduki bukan hanya sekadar perwujudan kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga sebuah bentuk penghormatan terhadap tuan rumah dan lokasi pertandingan. Tindakan ini terus menjadi sumber inspirasi bagi pendukung negara lain, serta menjadi “identitas” positif yang selalu terasosiasi dengan penggemar tim nasional Jepang di kancah sepak bola internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *