Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) memperkuat kehadiran Malaysia di Indonesia melalui MHX Yogyakarta 2026 yang
berlangsung pada 20 hingga 23 Agustus di Grand Atrium, Pakuwon Mall Jogja. Pameran ini kembali hadir di Yogyakarta menyusul pencapaian pendapatan wisata medis Malaysia sebesar RM2,2 miliar pada tahun 2025 dari pasar Indonesia, naik 24% dibandingkan tahun sebelumnya. Selama empat hari pelaksanaan, acara ini menegaskan komitmen Malaysia Healthcare untuk menghadirkan layanan kesehatan berkualitas dan tepercaya lebih dekat kepada masyarakat Indonesia, sekaligus memperluas jangkauan di Yogyakarta.
Diselenggarakan dalam rangka kampanye Malaysia Year of Medical Tourism (MYMT) 2026 dengan tema Healing Meets Hospitality, MHX Yogyakarta 2026 memperkuat posisi Malaysia sebagai destinasi utama wisata medis dengan menggabungkan keahlian medis kelas dunia, pelayanan yang penuh empati, serta pengalaman layanan kesehatan yang terintegrasi dan menyeluruh.
Yogyakarta merupakan pasar strategis bagi Malaysia Healthcare, didukung oleh karakter budaya masyarakatnya yang memiliki perhatian tinggi terhadap kesehatan, meningkatnya permintaan terhadap layanan medis spesialis lanjutan, serta kemudahan konektivitas langsung dari dan ke Kuala Lumpur. Faktor-faktor ini membuka peluang besar untuk semakin memperkuat kolaborasi layanan kesehatan antara Malaysia dan Indonesia, sekaligus memperluas akses bagi pasien Indonesia terhadap berbagai pilihan perawatan spesialis.
Rahmatullah Baragau, Head of Indonesia Market MHTC, menyampaikan, “Indonesia selalu menjadi pasar terdekat dan terpenting bagi Malaysia Healthcare, dan Yogyakarta memiliki potensi besar seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan kesehatan serta permintaan terhadap perawatan spesialis. Melalui MHX Yogyakarta 2026, kami bertujuan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap Malaysia Healthcare sekaligus mendekatkan ekosistem layanan kesehatan kami yang terpercaya kepada masyarakat lokal.”
“Malaysia Healthcare menawarkan lebih dari sekadar perawatan berkualitas. Pasien mendapatkan perawatan di rumah sakit yang diakui secara internasional, dokter spesialis berpengalaman, layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap pasien, serta kehangatan dan keramahan Malaysia. Pendekatan holistik ini terus menjadikan Malaysia sebagai destinasi layanan kesehatan pilihan bagi masyarakat Indonesia yang mencari perawatan medis terpercaya,” tambahnya.
Para pengunjung MHX Yogyakarta 2026 dapat berinteraksi langsung dengan perwakilan rumah sakit Malaysia, melakukan konsultasi kesehatan, mengeksplorasi berbagai opsi perawatan, serta mendapatkan informasi menyeluruh mengenai ekosistem layanan kesehatan Malaysia. Selain itu, acara ini juga menghadirkan berbagai kegiatan menarik, termasuk program ramah keluarga, undian berhadiah, serta sesi interaktif yang dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan selama empat hari penyelenggaraan.
Lebih dari 15 rumah sakit anggota berpartisipasi untuk menampilkan keunggulan layanan kesehatan Malaysia di berbagai bidang spesialisasi, seperti kardiologi, onkologi, ortopedi, fertilitas, pemeriksaan kesehatan, gastroenterologi, serta layanan spesialis lainnya.
Rumah sakit yang berpartisipasi meliputi Flagship Medical Tourism Hospital (FMTH), yaitu Island Hospital Penang, Institut Jantung Negara (IJN), Mahkota Medical Centre, dan Subang Jaya Medical Centre, serta rumah sakit anggota lainnya seperti Alpha IVF & Women’s Specialists, Ampang Puteri Specialist Hospital, GenPrime Everlink Fertility Centre, Hospital Picaso, Damansara Specialist Hospital 2, KPJ Klang Specialist Hospital, MSU Medical Centre, Optimax Eye Specialist Centre, Pantai Hospital Kuala Lumpur, Pantai Hospital Penang, Penang Adventist Hospital, Sunway Medical Centre Damansara, Sunway Medical Centre Penang, Sunway Medical Centre Sunway City Kuala Lumpur, dan Thomson Hospital Kota Damansara.
Indonesia terus menjadi pasar terbesar bagi Malaysia Healthcare. Jumlah wisatawan kesehatan dari Indonesia mencapai 968.000 pada tahun 2025, meningkat 16% dibandingkan tahun sebelumnya, yang mencerminkan kepercayaan berkelanjutan pasien Indonesia terhadap layanan kesehatan Malaysia. MHX Yogyakarta 2026 merupakan bagian dari strategi MHTC yang lebih luas untuk memperkuat kemitraan jangka panjang dengan berbagai pemangku kepentingan di Indonesia, sekaligus mendukung MYMT 2026 dalam memposisikan Malaysia sebagai salah satu destinasi wisata medis terkemuka di tingkat global.

