Sejak tahun 1988, Pekan Francophonie telah menjadi momen penting bagi jutaan penutur bahasa Prancis dan para Francophiles di seluruh dunia untuk merayakan keragaman budaya dalam satu semangat kebersamaan. Di bawah naungan Organisation internationale de la Francophonie (OIF) yang didirikan pada tahun 1970, komunitas ini kini mencakup lebih dari 321 juta penutur bahasa Prancis di berbagai belahan dunia, menjadikannya salah satu komunitas linguistik terbesar secara global.
Setiap tahunnya, Kedutaan Besar negara-negara berbahasa Prancis di Jakarta turut menghadirkan perayaan ini melalui Francophonie Week, yang menjadi wadah bagi komunitas Francophone di Indonesia untuk berkumpul, berbagi budaya, serta memperkenalkan kekayaan tradisi mereka kepada masyarakat luas.
Sebagai bagian dari perayaan tersebut, Institut Français d’Indonésie berkolaborasi dengan Grand Hotel De Djokja menghadirkan sebuah pengalaman Exclusive Dinner yang tidak hanya berfokus pada kuliner, tetapi juga sebagai bentuk dialog budaya yang elegan. Mengusung konsep gastronomi lintas budaya, acara ini menampilkan sajian lima hidangan (five-course set menu) yang terinspirasi dari kekayaan rasa dari tiga negara yaitu Madagaskar, Mali, dan Prancis.
Berangkat dari keyakinan bahwa kuliner adalah bahasa universal yang mampu menyatukan manusia dalam harmoni, kolaborasi ini juga melibatkan mahasiswa berbahasa Prancis dari berbagai negara yang tinggal di Yogyakarta. Mereka berbagi hidangan tradisional favo rit kepada tim kuliner hotel, yang kemudian diinterpretasikan kembali oleh chef menjadi sajian yang lebih refined tanpa menghilangkan esensi autentiknya.
Partisipasi Grand Hotel De Djokja dalam Francophonie Week sekaligus menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisinya sebagai destinasi hospitality berbasis heritage di Yogyakarta. Melalui pengalaman yang menggabungkan budaya, cerita, dan cita rasa, hot el ini terus memperluas jangkauan internasionalnya serta mempertegas perannya sebagai venue pilihan untuk menghadirkan acara yang eksklusif, intimate, dan berkelas.
321 Juta Penutur Bahasa Prancis Di Seluruh Dunia Negara dengan bahasa Prancis sebagai bahasa resmi (atau salah satu bahasa berikut): Belgia, Prancis (wilayah metropolitan dan luar negeri), Luksemburg, Monako, Swiss, Kanada (resmi di tingkat federal dan di Quebec/New Brunswick), Haiti, Vanuatu, Benin, Burkina Faso, Burundi, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Komoro, Republik Kongo, Republi k Demokratik Kongo (negara terpadat penduduknya), Pantai Gading, Djibouti, Gabon, Guinea, Guinea Khatulistiwa, Madagaskar, Mali, Niger, Rwanda, Senegal, Seychelles, Chad, Togo.
Wilayah dan Negara/Administrasi Francofil Maroko, Aljazair, Tunisia, Lebanon, Mauritania, Mauritius, Kamboja, Laos, Vietnam

