Istilah sariawan tentunya sudah terdengar akrab di telinga kita. Salah satu penyakit oral ini sangat umum dialami oleh masyarakat Indonesia. Saking umumnya, sariawan dapat sembuh dalam jangka waktu 1—14 hari. Penyebab pasti sariawan belum terungkap sampai saat ini, tetapi sariawan kerap terjadi secara tidak sengaja.
Saat kita makan tergesa-gesa, kita tidak sengaja menggigit lidah, bibir atau dinding mulut. Gigitan itulah yang menyebabkan luka di lapisan paling atas. Luka sariawan biasanya dilapisi oleh tissue berwarna putih dan berwarna kemerahan di sekelilingnya. Umumnya, penderita sariawan akan merasa nyeri dan sakit saat mengonsumsi makanan pedas dan asam, serta saat menggosok gigi.
Terdapat beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk mencegah sariawan. Kamu bisa melakukan hal ini agar terhindar dari sariawan.
TRIK MENCEGAH SARIAWAN
- Menjaga kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut.
- Mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B12, asam folat, zat besi, dan vitamin C
- Berhati-hatilah ketika Anda mengunyah makanan supaya jaringan lunak dalam mulut tidak terluka. Makanlah dengan pelan tapi pasti dan tidak tergesa-gesa
- Menyikat gigi secara hati-hati. Bulu sikat yang runcing dapat melukai sariawan dan menjadikannya lebih perih-
- Mengonsumsi banyak air putih
- Mencuci tangan secara berkala
Umumnya, sariawan akan mereda dengan sendirinya dalam jangka waktu dua minggu. Namun, kamu dapat mempercepat penyembuhan sariawan menggunakan obat, baik yang bisa kamu temukan di apotek atau obat alami.
Berikut obat yang bisa kamu gunakan untuk mengatasi sariawan.
OBAT PEREDA SARIAWAN
- Kumur dengan air garam
Kamu bisa melarutkan garam dalam segelas air dan menggunakannya untuk berkumur. Larutan ini diketahui dapat membasmi bakteri, mengurangi peradangan, dan merangsang pemulihan jaringan gusi, lidah, bibir, atau mulut yang terkena sariawan.
- Mengoleskan madu pada sariawan
Menurut berbagai studi, madu bisa mengobati dan meredakan sariawan. Ini karena madu dikenal memiliki sifat antibakteri dan antiradang. Untuk menggunakan madu sebagai obat sariawan alami, Anda cukup mengoleskan madu di tempat munculnya sariawan sebanyak 3–4 kali sehari.
- Salep sariawan
Kamu juga bisa menggunakan obat yang mengandung kortikosteroid. Umumnya, kortikosteroid terkandung pada obat salep. Kamu bisa mengaplikasikan obat salep pada lesi mulut menggunakan cotton bud.
- Obat kumur khusus sariawan
Kamu dapat menemukan obat kumur khusus sariawan yang beredar di pasaran. Obat kumur sariawan dapat menjadi alternatif bagi kamu yang enggan mengoleskan salep langsung ke atas luka sariawan.

