Musim peralihan dari musim hujan ke musim kemarau (pancaroba) telah tiba. Seringkali, cuaca begitu dingin di pagi hari dan panas terik di siang hari. Tak jarang, setelah siang yang terik, hujan kembali turun di malam hari. Cuaca yang tidak menentu membuat tubuh kita merasakan perubahan yang drastis dalam satu hari. Kondisi ini membuat kita lebih rentan terjangkit penyakit.
Penyakit yang Sering Muncul Saat Pancaroba
- Flu
Musim pancaroba memudahkan terjadinya infeksi saluran pernapasan,atau flu. , yakni berupa hidung tersumbat, hidung berair, bersin, batuk, gangguan penciuman, gangguan pengecapan, demam, nyeri tenggorokan, nyeri otot dan persendian, nyeri kepala, pusing, bahkan bisa sampai sesak, dan muncul beragam keluhan lainnya.
- Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
Salah satu penyakit yang sering terjadi saat musim pancaroba adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), seperti batuk, pilek, influenza, dan bronchitis. ISPA paling sering disebabkan oleh rhinovirus dan influenza. Penyakit ini dapat menular melalui percikan air liur saat orang yang terinfeksi batuk atau bersin.
- Demam Berdarah
Saat musim pancaroba, kasus demam berdarah meningkat di Indonesia. Hal ini dapat terjadi karena nyamuk lebih mudah untuk berkembang biak ketika musim hujan dan cuaca yang lembab.
- Diare
Diare bisa dipicu oleh banyak hal, tapi paling sering disebabkan oleh rotavirus. Virus ini seringkali terbawa oleh angin dan melekat di makanan. Serupa dengan demam berdarah, lalat juga lebih mudah untuk berkembang biak di cuaca yang lembab. Hal ini menyebabkan kita dapat terjangkit diare apabila mengonsumsi makanan yang tidak higienis.
Lantas, bagaimana cara kita menangkal penyakit akibat musim pancaroba?
Inilah yang dapat kita lakukan untuk mencegah munculnya penyakit!
Tips Mencegah Penyakit di Musim Peralihan
- Menjaga Kebugaran Tubuh
Tubuh yang sehat merupakan faktor dominan dalam menangkal penyakit. Sistem imun dapat bekerja lebih efektif dalam melawan serangan bakteri/virus. Kamu bisa mulai berolahraga di rumah saja, seperti jogging di treadmill, lompat tali, atau senam.
- Mengonsumsi Air Putih yang Cukup
Air putih adalah media yang tepat untuk menyeimbangkan cairan dalam tubuh. Ketika cuaca panas, air putih membantu untuk mencegah dehidrasi sekaligus mengeluarkan racun dan menjaga fungsi ginjal. Para ahli menyarankan untuk mengonsumsi air putih sebanyak 8 gelas perhari.
- Mengonsumsi Buah dan Sayur
Mengonsumsi makanan yang lengkap asupannya dapat meningkatkan kekuatan tubuh dalam melawan penyakit. Buah dan sayur mengandung serat yang dapat membantu melancarkan pencernaan serta antibiotik yang dapat melindungi tubuh dari penyakit.
- Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan
Menjaga kebersihan lingkungan dapat mencegah dan mengurangi penyebaran virus penyakit, di antaranya flu, diare, demam dengue dll. Oleh karena itu, pastikan jangan ada air menggenang, sampah menumpuk, air selokan harus mengalir dan bebas dari sampah.