Event Indonesia’s Horse Racing (IHR) Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup 2026 sukses digelar di Lapangan Pacuan Kuda Sultan Agung pada Sabtu (4/4). Kompetisi pacuan kuda nasional ini menghadirkan total 54 kuda pemenang dengan tiga juara di masing-masing kelas.
Tahun ini, ajang IHR Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup mengusung tema “Race to the World Stage” sebagai upaya mendorong pacuan kuda Indonesia menuju level yang lebih tinggi di kancah internasional. Untuk mendukung semangat tersebut, panitia menghadirkan mantan pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae-yong.
Kehadiran Shin Tae-yong menjadi daya tarik tersendiri bagi ribuan penonton yang memadati arena. Ia tampak menyapa pengunjung, melayani permintaan foto, hingga turut melakukan flag off pada sejumlah race.
Dalam kesempatan tersebut, Shin Tae-yong mengaku terkesan karena ini merupakan pengalaman pertamanya menyaksikan pacuan kuda secara langsung. Selama ini, ia hanya melihat olahraga tersebut melalui siaran televisi saat berada di Korea Selatan.
Ia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap kecepatan kuda yang menurutnya sangat luar biasa. Dari pengamatannya, terdapat kesamaan antara strategi pacuan kuda dan sepak bola, terutama dalam hal pengaturan start, pengendalian tempo, hingga penyelesaian akhir.
Selain itu, kunjungannya ke Bantul menjadi bagian dari pengalaman pertamanya berada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia mengaku tertarik untuk menjelajahi berbagai destinasi wisata yang ada dan mengenal Indonesia lebih dalam.
Penyelenggaraan IHR Triple Crown Serie 1 & Pertiwi Cup 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga momentum untuk memperkenalkan potensi olahraga pacuan kuda Indonesia ke tingkat dunia.

