Home » BERSEMI, TEMBI ECO CREATIVE FESTIVAL

BERSEMI, TEMBI ECO CREATIVE FESTIVAL

Dusun Tembi, Timbulharjo Sewon Bantul 4 April 2026. Di tengah krisis lingkungan, keterasingan sosial, dan gaya hidup serba cepat, muncul kebutuhan mendesak akan ruang-ruang pertemuan yang hangat, berkesadaran, dan berkelanjutan. “BERSEMI” Tembi Eco-Creative Festival hadir sebagai festival alternatif yang tidak hanya menjadi selebrasi seni dan pasar kreatif, tetapi juga ruang refleksi, pembelajaran, dan regenerasi nilai.

Festival ini dirancang Yayasan Ruang Karya Harmoni, sebuah yayasan yang bergerak di bidang seni dan budaya yang berbasis keberlanjutan dan berkesadaran, sebagai ruang pertemuan antar komunitas, pengrajin lokal, musisi-musisi lokal, petani kecil, pengolah makanan alami, serta para penikmat hidup sederhana dan sehat. Melalui pendekatan kolaboratif dan artistik, “BERSEMI” Tembi Eco-Creative Festival ingin menciptakan pengalaman yang merangsang indera, memelihara kesadaran ekologis, dan mempertemukan kembali manusia dengan alam, lingkungan dan sesamanya.

“BERSEMI” Tembi Eco-Creative Festival adalah sebuah festival tematik yang memadukan nilai keberlanjutan, seni, komunitas, dan pengalaman hidup yang holistik. Festival ini akan digelar di tengah dusun serta ruang terbuka hijau dengan suasana hangat, inklusif, dan alami. Pengunjung akan diajak untuk menikmati berbagai kegiatan yang mencakup pasar berkelanjutan (sustainable market), konser musik intim, tur desa, tur kebun edukatif, lokakarya meracik teh herbal dan kerajinan tangan lainnya, diskusi lingkungan, hingga aktivitas keluarga.

Advertisements

Bersemi Tembi Eco Creative Festival diadakan pada:

Sabtu 4 April 2026, pada pukul 09:00 hingga 23:00, di Dusun Tembi Timbulharjo Sewon Bantul, dengan tiga titik panggung yaitu, Panggung Organik Yabbiekayu, Panggung Utara Dusun Tembi dan Panggung Selatan Dusun Tembi. Acara dibuka dengan arak-arakan warga dengan tabuhan Hadrah, seremonial Gejog Lesung yang merupakan dua dari berbagai aktivitas warga Tembi.

Seniman-seniman yang akan tampil antara lain Sri Redjeki, Bagus Dwi Danto, King Masmus, Bonita dan Adoy, Poem Bengsing, pertunjukan teater berbahasa Jawa dari kelompok Sedhut Senut hingga Teater Boneka Flying Balloon Puppet. Selain pertunjukan, Gelar Wicara tentang masa depan berkelanjutan juga akan diadakan di hari yang sama. Gelar Wicara ini menghadirkan pembicara-pembicara antara lain pendiri dari Bumi Langit, Yabbiekayu, Gelora Baik, Sekolah Pagesangan, serta Pasar Papringan dan Jagongan Coffee yang kesemuanya menerapkan konsep aktivitas berkesadaran dan berkelanjutan.

Yang tak kalah penting dari kegiatan ini adalah warga bukan sekadar penonton atau penerima manfaat, melainkan turut menjadi pelaku utama yang memahami kebutuhan, tantangan, dan potensi di lingkungannya sendiri. Ketika ruang kolaborasi dibuka dan setiap suara dihargai, maka proses perubahan menjadi lebih relevan, lebih inklusif, dan memiliki akar yang kuat di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *