Jakarta indie rock band Reality Club meluncurkan album keempat mereka kematin, 27 Agustus 2025. Karya bertajuk “Who Knows Where Life Will Take You?” menandai evolusi besar dalam perjalanan musikal kuartet asal Jakarta. Berbeda dari sebelumnya, konsep album ini jauh lebih personal dan dewasa.

Tranformasi Musical Reality Club di Album Terbaru 2025
Dalam rilisan musik terbaru 2025 ini, Reality Club menghadirkan 13 lagu dengan durasi total 46 menit. Formasi band tediri dari Fatha Izzati (vokal/keyboard), Faiz Novascotia Saripudin (vokal/gitar), Nugi Wicaksono (bass), dan Era Patiago (drum). Melalui album ini mereka menciptakan refleksi mendalam tentang kematangan personal dan musikal.
Faiz Novastica Saripudin menjelaskan filosofi di balik karya terbaru ini. “Kami tidak mencoba membuktikan apapun kali ini,” ungkapnya. “Bahkan kepada diri kami sendiri pun tidak. Itulah mengapa album ini terasa paling dekat dengan album pertama kami.”
Kembali ke Akar Indie Rock
Secara musikal, “Who Knows Where Life Will Take You?” mengusung nuansa indie rock klasik. Sound tersebut mengungatkan pada album debut mereka “Never Get Better” (2017). Namun demikian, band membalutnya dengan kematangan musikalitas dari pengalaman panjang.
Selama proses kreatif, band merekam album secara live di Tree Recording studio, Bangkok, Thailand. Hasilnya, aransemen lagu-lagu terdengar lebih organik dibanding karya sebelumnya. Proses produksi melibatkan Band Oberhofer (Amerika Serikat), Iga Massardi dari Barasuara, dan Wisnu Ikhsantama. Berkat kolaborasi ini, mereka menghasilkan sound yang natural dan autentik,
Yang menarik, keunikan aransemen terletak pada pendekatan recording spontan. Pendekatan ini kontras dengan album-album sebelumnya yang lebih terstruktur.
Dari Impostor Syndrome ke Kematangan Diri
Dari segi tema, Reality Club mengangkat tiga aspek utama dalam album ini. Pertama, romantic mishaps (kegagalan romantis). Kedua, family reflections (refleksi keluarga). Ketika, spiritual awakenings (kebangkitan spiritual.
Lebih jauh lagi, album ini menjadi medium bagi Reality Club untuk melepaskan “impostor syndrome”. Sindrom tersebut selama ini menghantui mereka dalam berkarya.
“Mama’s Coming Home” – Fathia menulis lagu penganter tidur untuk anaknya. Melalui karya ini, dia menggambarkan sisi maternal dari vokalis band.
“I’ll Do It Myself” – Sebaliknya, lagu ini mengangkat frustasi tempat kerja. Inspirasi cerita berasal dari pengalaman drummer Era Patiago.
“Quick! Love!” dan “Now I’m a Diplomat” – Sementara itu, kedua lagu ini mengisahkan pengalaman unik Fathia bersama keluarganya.
Terobosan Historis dalam Lagu Bahasa Indonesia Pertama Reality Club
Salah satu highlight terbesar dari album lagu ini adalah kehadiran “Close to You/Jauh”. Track tersebut merupakan lagu berbahasa Indonesia penuh pertama dalam diskografi Reality Club. Bassist Nugi Wicaksono menulis lagu ini setelah mengadaptasinya dari versi asli Fathia Izzati. Dengan demikian, karya ini menandai debut penulisan lagu Nugi.
Terkait hal tersebut, Nugi mengungkapkan perasaannya tentang karya baru ini. “Setiap kali orang bertanya apakah kami akan membuat lagu Indonesia, anggota lain selalu menunjuk saya,” jelasnya. “Saya tidak sabar melihat bagaimana reaksi orang-orang.”
Respon Awal Penggemar dan Kritikus Musik
Hingga saat ini, album mendapat respons positif sejak diumumkan beberapa hari lalu. Baik penggemar maupun kritikus musik memberikan sambutan hangat. Media musik regional seperti Bandwagon Asia memberikan ulasan positif. Secara khusus, mereks menyoroti kematangan artistik band dalam album ini.
Di sisi lain, penggemar di media sosial menunjukkan antusiasme besar. Mereka menyambut terobosan baru Reality Club dengan baik. Terutama, hadirnya lagu berbahasa Indonesia menjadi yang paling ditunggu-tunggu.
Karya Matang dari Band yang Terus Berkembang
Pada Akhirnya, album keempat Reality Club bukan sekadar kumpulan lagu baru. Sebaliknya, karya ini merupakan statement artistik tentang kematangan dan autentisitas. Melalui kombinasi elemen indie rock klasik, eksperiment bahasa Indonesia, dan lirik sangat personal, “Who Know Where Life Will Take You?” berpotensi menjadi salah satu album Indonesia terbaik di tahun 2025.
Oleh sebab itu, penggemar musik indie Indonesia wajib memasukkan album ini dalam playlist lagu terbaru 2025. Sekali lagi, Reality Club membuktikan evolusi musikal yang konsisten. Hasilnya adalah karya yang both accessible dan meaningful.